Cari Blog Ini

Memuat...

Selasa, 20 Januari 2009

Tips Supervisi Kelas yang membuat guru senang

Apa yang terbayang dibenak para guru ketika mendengar besok pengawas sekolah akan mengadakan supervise kelas



supervisi kelas yg bersahabatSupervisi kelas adalah serangkaian kegiatan yang akan dilakukan oleh pengawas untuk mengawasi tentang: setumpuk pembuatan administrasi kelas, akan diawasi dan dilihat kelemahan-kelemahannya selama mengajar, setelah itu akan menerima banyak nasehat yang berkaitan dengan tugas mengajar maupun perilaku guru pada umumnya. Kehadiran pengawas atau Kepala Sekolah yang akan melakukan supervise kelas merupakan hantu yang sangat menakutkan bagi guru selama ini. Dalam hati para guru mengatakan, “Memang saya sudah lama mengajar di depan kelas, namun demikian saya akui memang banyak hal yang seharusnya saya lakukan tetapi belum dapat saya lakukan dengan maksimal. Sebenarnya saya malu jika harus dilihat kekurangan-kekurangan saya saat mengajar”. Demikian kira-kirang yang dirasakan para guru selama ini.


Di sisi lain, para pengawas atau Kepala Sekolah untuk kegiatan supervisi kelas juga merupakan kegiatan yang dirasakan sangat membingungkan. Perasaan canggung atau sungkan muncul ketika mengamati para guru di dalam kelas saat mengajar. Perasaan itu muncul dikarenakan Pengawas atau Kepala Sekolah sudah tahu dengan pasti situasi hati para gurunya saat di awasi dalam mengajar. Atau mungkin ada beberapa pengawas atau Kepala Sekolah justru sebenarnya tidak begitu memahami berbagai permasalahan yang mungkin muncul saat melakukan supervise kelas, sehingga takut melakukannya. Atau bahkan sebenarnya beberapa Pengawas atau Kepala Sekolah tidak lebih mampu dibanding para guru dalam hal proses belajar mengajar.


Dua permasalahan besar tersebut selalu muncul di sekolah-sekolah. Namun sayang masing-masing pihak tidak berusaha untuk mengurai permsalahan tersebut. Guru di satu sisi malu untuk mengungkapkan apa sebenarnya yang menjadi kendala dalam dirinya saat dilakukan supervise kelas. Di sisi lain Pengawas atau Kepala Sekolah juga seakan menjaga jarak agar nampak lebih wibawa.


Teknik baru


Bagaimana teknik supervisi kelas sehingga supervise kelas menjadi lebih “bersahabat” tidak menakutkan bagi guru, tetapi justru merupakan hal yang dinanti-nanti oleh para guru.


Ada 3 tahapan dalam melaksanakan supervise kelas yang baik:


1. Tahap sebelum melakukan supervise kelas


2. Tahap Pelaksanaan Supervisi Kelas


3.  Tahap setelah supervise kelas.


Pada tahap sebelum supervise kelas, hal-hal yang harus dilakukan oleh seorang pengawas atau kepala sekolah adalah sebagai berikut:


1. Buatlah kesepakatan kapan akan dilakukan supervise kelas dengan guru yang bersangkutan


2. Diskusikan materi pelajaran apa yang akan diajarkan pada saat supervise kelas.


3.Bantulah dalam membuat persiapan mengajar dengan memberikan masukan-masukan yang lebih baik.


4.Yakinkan pada guru yang bersangkutan bahwa kedatangan anda (supervisor) bukan akan menilai atau mengawasi namun anda datang akan memberikan bantuan teknis yang diperlukan oleh guru.


5.Buatlah kesepakatan untuk membagi peran antara anda (supervisor) dengan guru. Anda dapat memposisikan diri dalam 3 peran:




  1.  

    1. Sebagai Tim Pengajar bersama-sama guru

    2. Sebagai asisten guru yang sedang mengajar, misalnya bertugas membagikan lembar kerja, ikut mengkondisikan siswa dalam kelompok, membantu dalam kerja kelompok dsb.

    3. Sebagai pengamat




Pada tahap pelaksanaan supervise kelas, hal-hal yang harus dilakukan oleh seorang pengawas atau kepala sekolah adalah sebagai berikut:


1.Datanglah pagi sebelum guru masuk di dalam kelas untuk melakukan “kontrak” ulang tentang: langkah-langkah pembelajaran yang akan dilakukan, peran masing-masing yang akan dilakukan, dan pengorganisasian waktu.


2. Masuklah ke dalam kelas bersama-sama dengan guru yang bersangkutan. Kalau supervisor masuk ke dalam kelas belakangan maka akan menganggu konsentrasi anak pada saat proses pembelajaran, dan juga mungkin menimbulkan rasa takut.


3. Mintalah guru yang bersangkutan untuk memperkenalkan diri anda (jika belum kenal) bahwa anda datang di kelas tersebut akan membantu dalam proses pembelajaran agar tidak menimbulkan rasa penasaran bagi anak.


4. Sambil memerankan peran anda dalam proses pembelajaran tersebut, jangan lupa tetap membuat catatan-catatan kecil tentang kelebihan-kelebihan maupun kekurangan-kekurangan yang terjadi selama proses pembelajaran.


5. Jangan sekali-sekali mengambil alih peran guru untuk anda kuasai.


Pada tahap setelah supervise kelas, hal-hal yang harus dilakukan oleh seorang pengawas atau kepala sekolah adalah sebagai berikut:


Lakukanlah diskusi bersama guru dengan mematuhi 5 langkah berikut:


1) Tunjukkan sikap menghargai (tuliskan komentar anda dibawah ini)


Misalkan: Saya suka dengan kegiatan praktis yang bapak/Ibu lakukan tadi. Siswa benar-benar terlibat dalam kegiatan.


2) Tanyakan refleksi diri yang penting (tuliskan tanggapan guru tersebut dibawah ini)


Misalkan:Bagaimana perasaan anda selama proses pembelajaran tadi? Apakah anda sudah puas?


Masihkah ada kekurangan yang anda lakukan selama proses pembelajaran tadi, dibagian mana saja?


3) Tanyakan peningkatan yang ingin dilakukan oleh guru tersebut (tulis tanggapan yang diberikan oleh guru tersebut)


Misalkane: Hal apakah yang anda ingin lakukan secara berbeda bila anda melakukan pelajaran itu kembali? Mengapa? Bagaimana cara anda meningkatkan keaktifan/ kreativitas/keefektifan/ kesenangan dari pelajaran tersebut?


4) Berikan saran atau arahkan diskusi ke masalah lain yang belum disebutkan yang mungkin masih bisa ditingkatkan (tuliskan saran anda dibawah)


Misalkane: kelompok yang dipojok tampaknya tidak belajar banyak? Apa yang bisa anda lakukan untuk membantu mereka? Apakah menurut anda alat bantu belajar anda banyak membantu? Bagaimanakah cara meningkatkannya?


5) Rencana tindak lanjut (tuliskan langkah-langkah selanjutnya yang diputuskan bersama)


Misalkan: Apa yang perlu Bapak/Ibu lakukan selanjutnya agar pembelajaran yang akan dilakukan besok lebih baik?


Dengan menerapkan teknik-teknik di atas diharapkan kegiatan supervisi kelas dikemudian hari dapat lebih diterima oleh guru sebagai hal yang sangatlah wajar atau bahkan merupakan hal yang dinanti-nantikan oleh para guru.


 


 

1 komentar:

p. saf mengatakan...

mohon di kirimi format / blangko untuk pelaksanaan suprvisi kelas. matur nuwun ( sma muh ngluwar, kab. magelang, jateng )