Cari Blog Ini

Kamis, 19 Agustus 2010

Paket Pelatihan Peningkatan Minat Baca Anak

Gemar MembacaKebiasaan yang membedakan antara bangsa yang maju dengan bangsa yang tertinggal adalah kebiasaan membaca masyarakat. Pada bangsa-bangsa maju masyarakatnya  memiliki kabiasaan membaca di mana saja. Di sana setiap ada waktu luang, orang -orang selalu memanfaatkannya untuk membaca.

Maka tidak mengherankan jika masyarakat di negara-negara maju terlihat lebih bijak dalam bersikap, lebih dewasa dalam berdemokrasi dan lebih cerdas dalam setiap kali menyelesaikan masalah. Sikap anarkhi dan arogansi biasanya justru dimiliki oleh bangsa-bangsa yang belum maju pola pikir masyarakatnya.

Berdasarkan survey yang dilakukan, minat baca bangsa Indonesia berada pada posisi 32 dari 34 negara yang di survey. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia sangat sedikit yang memanfaatkan waktu laungnya. Kalau jujur memang jika kita lihat sangat sedikit teman-teman kita yang memanfaatkan untuk sekedar membaca koran, majalah apalagi buku. Kita lebih senang menggunakan waktu luang tersebut untuk berkumpul dan ngobrol tentang berbagai hal. Mulai dari yang agak serius seperti membahas situasi politik saat ini, ekonomi sampai membahas masalah pekerjaan dan masalah-masalah yang tidak jelas sambil bersendau gurau.

Untuk merubah habit membaca bangsa ini barangkali yang perlu dilakukan adalah membiasakan membaca sejak dini. Bagaimana memotivasi anak-anak kita untuk cinta buku dan suka membaca. Bagimana agar kegiatan membaca anak lebih efektif dan produktif. Bagaimana strategi kegiatan membaca agar seindah bermain.  Berikut ini adalah materi pelatihan yang bisa dilakukan untuk mengatasi itu semua.

  1. Berburu Harta karun

  2. Book Talk

  3. Membaca berkesinambungan dengan hening

  4. Grab Bag

  5. Teknik membaca cerita

  6. Piramida Cerita

  7. Perpustakaan kelas

  8. Peran orang tua dalam membaca

Design pelatihan ini dirancang selama 3 hari. Siapa yang berminat bisa menghubungi kami di alamat email  sunartombs@gmail.com

Paket Pelatihan Transparent Management School

Dalam rangka mewujudkan  sekolah berstandar Nasional maupun sekolah bertaraf  Internasional diperlukan management sekolah yang transparan dan akuntabel. Keterbukaan sekolah diperlukan dalam rangka bukan saja sebagai merupakan persyaratan formal dari juknis tetapi lebih kepada  memberikan keyakinan kepada masyarakat akan penyelengaraan sekolah yang profesional.

Penyelenggaraan sekolah yang profesional akan menarik perhatian masyarakat untuk ikut terlibat dalam mendukung kemajuan sekolah. Dukungan masyarakat dapat berupa tenaga dan pemikiran maupun berupa dana. Asalkan masyarakat mengetahui dengan pasti bahwa tidak ada "dusta" dalam penyelenggaraan sekolah pasti masyarakat akan memberikan dukungan dengan suka cita.

Dalam rangka mewujudkan management sekolah yang terbuka, diperlukan teknik dan strategi pelaporan kepada masyarakat tentang perkembangan sekolah. Laporan hendaknya dibuat secara singkat (tidak bertele-tele) namun mampu memberikan gambaran yang komprehensip terhadap seluruh program yang ada di sekolah. Mulai dari jumlah siswa hingga prestasi sekolah. Mulai dari jumlah guru hingga kapasitas sumber daya manusianya. Mulai dari keuangan hingga rencana kemajuan sekolah dsb.

Untuk mewujudkan hal tersebut di atas perlu dilakukan pelatihan tentang school Transparency management, yang akan memberikan bekal yang cukup bagi para guru dan Kepala Sekolah untuk mendesign Laporan Mutu Sekolah yang simpel, menarik, namun tetap komprehensip.

Design pelatihan akan dilakukan selama 2 hari dengan materi sebagai berikut:

  1. Apa dan mengapa  Transparent management school

  2. Strategi optimalisasi peran serta masyarakat

  3. Mendesign  Laporan Mutu Sekolah

  4. Menyusun RPS berdasarkan hasil laporan Mutu Sekolah